Cek Trust Positif Komdigi & Akses Nyata dari ISP Indonesia
Tempelkan daftar domain atau tautan Anda di bawah ini, lalu periksa sekaligus apakah domain tersebut terdaftar pada basis data penapisan konten internet Indonesia (TrustPositif Komdigi — yang sehari-hari disebut Internet Positif atau IPOS). Bisa sampai 200 domain dalam sekali kirim. Bila mau, kami juga bisa mencoba membukanya langsung dari jaringan ISP Indonesia supaya Anda tahu kenyataannya di lapangan, bukan hanya isi daftarnya.
Tautan lengkap seperti https://contoh.com/halaman?a=1 otomatis kami ringkas
menjadi nama domainnya saja (contoh.com), karena basis data sumber hanya
mencocokkan nama domain secara persis. Domain yang benar-benar diperiksa selalu kami
tampilkan di kolom tersendiri agar Anda bisa memastikannya.
Tentang alat ini #
- Data bersumber dari TrustPositif Komdigi — trustpositif.komdigi.go.id.
- Ini adalah alat bantu independen milik tuanmuda.id, bukan layanan resmi pemerintah dan tidak berafiliasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. Untuk keperluan resmi (aduan, permohonan buka blokir, verifikasi status), gunakan kanal resmi TrustPositif.
- Pemeriksaan akses nyata dilakukan dengan mencoba membuka domain tersebut melalui beberapa jaringan ISP Indonesia, lalu melihat apakah yang kembali adalah halaman blokir atau isi situs yang sebenarnya. Karena ISP-nya diambil acak dari kumpulan yang tersedia, ISP yang disampel bisa berbeda pada setiap pemeriksaan — itulah sebabnya kami menampilkan daftar ISP-nya, bukan sekadar satu jawaban ya/tidak. Kami tidak mengunduh isi halaman untuk Anda dan tidak menampilkannya di sini.
- Hasil dapat tertunda dari kondisi terbaru karena kami menyimpan hasil sementara agar tidak membebani layanan sumber.
- Kami tidak menyimpan identitas Anda. Daftar domain yang Anda kirim hanya dipakai untuk pemeriksaan saat itu.
TrustPositif, Internet Positif, dan Nawala: apa bedanya? #
Tiga istilah ini dipakai bergantian dalam percakapan sehari-hari, padahal asal-usulnya berbeda. Menyamakannya begitu saja sering membuat pemilik situs mencari jawaban di tempat yang keliru, jadi ada baiknya dipisahkan dulu.
TrustPositif
TrustPositif adalah basis data penapisan konten yang dikelola Kementerian Komunikasi dan
Digital (Komdigi, sebelumnya Kominfo), dan penyelenggara jasa internet di Indonesia mengacu
padanya. Pencocokannya persis pada nama domain: vimeo.com dan
player.vimeo.com adalah dua entri yang berdiri sendiri, sehingga satu bisa
terdaftar sementara yang lain tidak. Itulah alasan alat ini selalu menampilkan kolom
“Domain diperiksa” — supaya Anda tahu bentuk mana yang sebenarnya diadu ke
daftar.
Internet Positif atau IPOS
“Internet Positif” bukan nama lembaga dan bukan nama basis data. Istilah itu lahir dari halaman pengalihan yang muncul ketika sebuah situs tertapis, lalu telanjur menjadi sebutan umum untuk seluruh sistemnya. Singkatannya, IPOS, lebih sering muncul di kolom pencarian daripada nama resminya. Ketika seseorang mencari cek IPOS, yang dimaksud hampir selalu sama dengan cek TrustPositif.
Nawala
DNS Nawala adalah layanan penyaring berbasis DNS yang dijalankan komunitas dan bersifat sukarela: pengguna yang ingin menyaring konten mengarahkan sendiri DNS perangkatnya ke sana. Nawala populer jauh sebelum penapisan nasional dikelola terpusat, dan meskipun layanannya tidak lagi berjalan seperti dulu, istilah cek Nawala masih melekat. Kalau maksud Anda memastikan domain tidak terkena filter di Indonesia hari ini, yang relevan adalah daftar TrustPositif dan penapisan di sisi masing-masing ISP — keduanya yang diperiksa di halaman ini.
Terdaftar di TrustPositif belum tentu sama dengan diblokir ISP #
Hampir semua alat pemeriksa hanya menjawab satu pertanyaan: apakah domain ini ada di daftar. Pertanyaan yang sebenarnya ingin dijawab pemilik situs biasanya berbeda, yaitu apakah pengunjung saya bisa membuka situs ini. Dua pertanyaan itu terdengar sama, tetapi jawabannya bisa berbeda — dan berbeda ke dua arah. Karena itu halaman ini menampilkan keduanya sebagai kolom terpisah dan tidak pernah meleburnya menjadi satu vonis.
Ada di daftar, tetapi masih terbuka di sebagian ISP
vimeo.com. Domain ini ada di daftar TrustPositif. Ketika kami coba buka lewat beberapa jaringan ISP Indonesia pada saat yang sama, sebagian ISP mengembalikan halaman blokir, sedangkan ISP lain mengembalikan isi situsnya. Kalau Anda hanya melihat kolom daftar, Anda akan menyimpulkan “pasti tidak bisa dibuka di Indonesia” — dan itu tidak sepenuhnya benar.
Tidak ada di daftar, tetapi diblokir sebuah ISP
reddit.com. Domain ini tidak kami temukan di daftar TrustPositif, namun pada pengujian yang sama sebuah ISP tetap mengembalikan halaman blokir. Kalau Anda hanya melihat kolom daftar, Anda akan menyimpulkan “aman, tidak diblokir” sementara sebagian pengunjung Anda sedang menatap halaman blokir.
Kenapa penegakannya bisa berbeda-beda
Daftar nasional adalah acuan, sedangkan yang mengeksekusi pemblokiran adalah tiap operator di jaringannya sendiri. Perbedaan muncul karena beberapa hal:
- Jeda sinkronisasi. Perubahan daftar tidak diterapkan semua operator pada detik yang sama, sehingga ada rentang waktu ketika satu ISP sudah memblokir dan yang lain belum.
- Teknik penapisan berbeda. Ada yang menapis di DNS, ada yang membaca nama situs pada saat pembukaan koneksi terenkripsi (SNI), ada yang mengarahkan lewat proxy. Cakupan dan efek sampingnya tidak sama.
- DNS pihak ketiga. Pengunjung yang memakai DNS publik alih-alih DNS bawaan operator bisa melewati penapisan yang bekerja di lapisan DNS, walaupun domainnya terdaftar.
- Kebijakan tambahan operator. Sebagian jaringan — terutama paket khusus keluarga, sekolah, atau korporat — menerapkan penyaringan sendiri di luar daftar nasional.
- Perbedaan lokasi dan perangkat jaringan. Satu operator bisa punya konfigurasi yang tidak seragam antar-wilayah, sehingga hasilnya berbeda dari kota ke kota.
Cara membaca hasil pemeriksaan #
Kolom Status TrustPositif
- Diblokir — Domain ditemukan di daftar TrustPositif. Umumnya memang tidak dapat diakses lewat jaringan operator di Indonesia, tetapi lihat juga kolom kelima sebelum menyimpulkan.
- Tidak Diblokir — Domain tidak ditemukan di daftar itu. Ini bukan jaminan bahwa domainnya aman, legal, atau pasti terbuka di semua jaringan.
- Tidak valid — Baris yang Anda tulis tidak bisa dibaca sebagai nama domain, misalnya karena salah ketik atau hanya berisi teks biasa.
- Gagal diperiksa — Kami gagal mendapatkan jawaban untuk baris itu. Artinya belum diketahui — bukan berarti bebas. Silakan ulangi beberapa saat lagi.
Kolom Akses dari ISP Indonesia
- Diblokir di semua ISP — Setiap ISP yang kami sampel mengembalikan halaman blokir. Ini sinyal terkuat bahwa situs Anda memang tidak terbuka di Indonesia.
- Diblokir sebagian — Sebagian ISP memblokir, sebagian lagi masih membuka situsnya. Keadaan seperti ini nyata dan justru paling sering membingungkan pemilik situs.
- Dapat diakses — Minimal satu ISP benar-benar berhasil membuka situsnya dan tidak ada bukti blokir pada sampel ini. Tetap bukan jaminan untuk seluruh ISP di Indonesia.
- Tidak dapat dijangkau — Situs tidak menjawab sama sekali. Penyebabnya bisa server mati, DNS salah, atau firewall di sisi Anda — belum tentu pemblokiran.
- Gagal diperiksa — Pemeriksaan aksesnya sendiri gagal. Kami sengaja menampilkannya sebagai kegagalan, bukan sebagai “dapat diakses”.
Batasnya, supaya Anda tidak salah menyimpulkan
Pemeriksaan akses adalah sampel kecil pada satu momen, bukan sensus. Kami mencoba dari 3 jaringan ISP yang diambil dari kumpulan yang tersedia, dan kumpulan itu berotasi — ISP yang tampil pada pemeriksaan berikutnya bisa berbeda. Karena itu kami menampilkan nama ISP yang benar-benar dipakai, bukan sekadar satu jawaban ya atau tidak. Hasil “dapat diakses” berarti sampel itu terbuka pada detik itu; ia tidak berlaku untuk semua operator, semua kota, dan semua waktu. Sebaliknya, hasil “gagal diperiksa” tidak pernah kami perlakukan sebagai kabar baik.
Kenapa sebuah domain bisa masuk daftar Komdigi #
Penapisan di Indonesia menyasar kategori konten tertentu yang diatur perundang-undangan. Sebuah domain umumnya masuk daftar karena kontennya dinilai termasuk salah satu di antaranya:
- Perjudian daring, termasuk situs yang menampung iklan atau pengalihan ke situs judi.
- Pornografi dan konten kesusilaan, kategori yang paling banyak jumlahnya.
- Penipuan: phishing, investasi bodong, toko palsu, dan penyalahgunaan identitas lembaga.
- Narkotika dan obat terlarang, termasuk penjualan obat keras tanpa izin.
- Radikalisme, terorisme, dan konten SARA yang bermuatan kebencian.
- Pelanggaran hak kekayaan intelektual, misalnya situs pembajakan film atau perangkat lunak.
- Layanan yang melanggar aturan sektor lain, seperti pinjaman daring tanpa izin resmi.
Situs yang tidak melakukan apa-apa pun bisa ikut terkena
Tidak semua domain di daftar itu sengaja melanggar. Pola yang paling sering muncul pada keluhan pemilik situs:
- Domain bekas. Anda membeli domain kedaluwarsa yang di masa lalu dipakai untuk judi atau pornografi, dan statusnya ikut terbawa.
- Situs yang pernah diretas. Penyerang menitipkan halaman judi atau phishing di dalam hosting Anda, halaman itu terindeks, lalu domainnya dilaporkan — kontennya sudah Anda hapus, tetapi statusnya belum diperbarui.
- Subdomain buatan pengguna. Layanan yang memberi subdomain gratis bisa terkena imbas ulah satu penggunanya.
- Salah sasaran. Nama domain yang mirip, atau pelaporan yang tidak akurat. Untuk kasus begini, jalur normalisasi resmi adalah tempat yang benar untuk mengoreksi.
Apa yang harus dilakukan kalau domain Anda diblokir #
Halaman ini hanya bisa memberi tahu status. Yang bisa mengubah status hanyalah Komdigi melalui jalur resminya. Urutan yang masuk akal:
- Pastikan dulu sinyal yang mana. Periksa domain Anda di atas dengan pilihan akses ISP tetap tercentang. Kalau kolom TrustPositif bersih tetapi ISP memblokir, masalahnya ada di sisi operator, bukan di daftar nasional — dan mengajukan normalisasi tidak akan menyelesaikan apa pun.
- Bersihkan penyebabnya lebih dulu. Hapus konten yang melanggar. Kalau situs Anda pernah disusupi, bersihkan sampai tuntas, tutup celah masuknya, ganti seluruh kata sandi, dan pastikan tidak ada halaman sisipan yang tertinggal. Mengajukan buka blokir sementara halaman sisipannya masih hidup hampir pasti ditolak.
- Ajukan normalisasi lewat kanal resmi. Mulai dari trustpositif.komdigi.go.id, atau sampaikan melalui aduankonten.id. Siapkan bukti kepemilikan domain dan penjelasan singkat mengenai perbaikan yang sudah dilakukan.
- Beri waktu untuk penerapannya, lalu periksa ulang dari sisi ISP. Setelah status di daftar berubah, tiap ISP masih perlu menyinkronkan konfigurasinya, jadi wajar bila sebagian pengunjung sudah bisa membuka situs Anda sementara sebagian lain belum. Karena ISP yang disampel berotasi, memeriksa beberapa kali dalam beberapa hari memberi gambaran yang lebih jujur daripada sekali pemeriksaan.
Kami tidak bisa mempercepat, mewakili, atau menjamin hasil proses tersebut, dan kami tidak menerima pengajuan buka blokir. Semua keputusan ada pada Komdigi dan operator.
Pertanyaan yang sering diajukan #
Apa itu cek IPOS, dan apa bedanya dengan cek TrustPositif?
IPOS adalah singkatan sehari-hari dari Internet Positif, sebutan populer untuk penapisan konten internet di Indonesia. Nama resmi sistemnya kini TrustPositif, dikelola Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Jadi "cek IPOS" dan "cek TrustPositif" menanyakan hal yang sama: apakah sebuah domain ada di dalam daftar penapisan resmi. Halaman ini memakai daftar itu sebagai sumber, lalu menambahkan satu hal yang tidak ada di dalamnya, yaitu percobaan membuka domainnya langsung dari jaringan ISP Indonesia.
Bagaimana cara mengetahui domain saya diblokir Komdigi atau tidak?
Tempelkan domain atau tautannya ke kotak di bagian atas halaman ini, satu per baris, lalu tekan Periksa Sekarang. Kolom Status TrustPositif memberi tahu apakah domain itu ada di daftar resmi. Bila pilihan akses ISP dibiarkan tercentang, kami juga mencoba membukanya dari beberapa jaringan ISP Indonesia, sehingga Anda tahu apa yang benar-benar dialami pengunjung, bukan hanya isi daftarnya.
Apakah alat ini layanan resmi pemerintah?
Bukan. Ini alat bantu independen milik tuanmuda.id, tidak berafiliasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. Kami hanya membaca data yang sudah dipublikasikan TrustPositif dan menyajikannya supaya bisa diperiksa banyak sekaligus. Untuk urusan resmi seperti aduan konten, verifikasi status, atau permohonan buka blokir, gunakan kanal resmi Komdigi.
Kenapa domain saya tidak ada di TrustPositif tapi tetap tidak bisa dibuka?
Karena daftar Komdigi bukan satu-satunya penyebab situs tidak terbuka. Sebagian operator menapis sendiri di luar daftar nasional, ada pemblokiran dari putusan lembaga lain, dan ada sebab teknis murni seperti DNS salah, sertifikat kedaluwarsa, atau firewall di sisi hosting. Pada pengujian kami, reddit.com pernah terblokir di sebuah ISP padahal tidak ditemukan di daftar TrustPositif. Karena itu kedua kolom kami tampilkan terpisah.
Kenapa domain ada di daftar TrustPositif tapi masih bisa saya buka?
Penegakan blokir dikerjakan tiap ISP di jaringannya sendiri dan penerapannya tidak seragam: ada jeda sinkronisasi daftar, ada perbedaan teknik penapisan (DNS, SNI, atau proxy), dan ada pengguna yang memakai DNS pihak ketiga sehingga penapisan berbasis DNS terlewati. vimeo.com adalah contoh nyata yang kami temui: ada di daftar, terblokir pada sebagian ISP, tetapi masih terbuka lewat ISP lain pada saat yang sama.
Berapa banyak domain yang bisa diperiksa sekaligus?
Pemeriksaan daftar TrustPositif menampung sampai 200 domain sekali kirim dan biasanya selesai kurang dari satu detik. Pemeriksaan akses nyata jauh lebih berat karena tiap domain benar-benar dibuka lewat jaringan Indonesia, sehingga dibatasi 8 domain dan memakan waktu puluhan detik. Kalau daftar Anda lebih panjang dari batas itu, bagian akses dilewati otomatis dan pemeriksaan daftar tetap berjalan untuk semuanya.
Apakah DNS Nawala masih berjalan?
DNS Nawala adalah layanan penyaring berbasis DNS yang dijalankan komunitas secara sukarela dan populer sebelum penapisan nasional dikelola terpusat. Layanan itu tidak lagi berjalan seperti dulu, tetapi istilah "cek Nawala" telanjur melekat dan masih sering dicari. Kalau maksud Anda memastikan domain tidak terkena filter di Indonesia hari ini, yang relevan adalah daftar TrustPositif dan penapisan di sisi masing-masing ISP; keduanya diperiksa di halaman ini.
Bagaimana cara mengajukan buka blokir atau normalisasi domain?
Permohonan buka blokir hanya diproses lewat kanal resmi Komdigi, bukan lewat halaman ini. Perbaiki dulu penyebabnya: hapus konten yang melanggar, dan bila situs pernah diretas lalu disusupi halaman judi atau phishing, bersihkan sampai tuntas serta tutup celah masuknya. Sesudah itu ajukan normalisasi melalui trustpositif.komdigi.go.id atau sampaikan lewat aduankonten.id, dengan bukti kepemilikan domain dan penjelasan singkat perbaikan yang sudah dilakukan.
Apakah domain yang saya periksa disimpan?
Kami tidak menyimpan identitas Anda. Daftar domain yang dikirim hanya dipakai untuk pemeriksaan saat itu. Hasilnya disimpan sementara sebagai singgahan supaya layanan sumber tidak terbebani permintaan berulang, dan karena singgahan itu hasil bisa sedikit tertinggal dari kondisi paling mutakhir.